Aku sepuh dalam duniaku
Aku penat pada kelabu Lazuardi
Mataku tajam menusuk jantungku
Sesak aku dalam ruangku
Lembayung yang sebentar lagi merebahkanku
Pada kelam kenistaan duniawi
Aku menggingging pada skenarioMu
Menangis darah pada goresan yang ‘tak pernah indah
Di atas kanvas kehidupan
Kadang aku terhunjam di rahim bumi
Dan belajar memandang dari dalamnya
Belajar menyapa dari kejatuhanku
Dan bersabit dalam pedih kejamnya fana
Nilai takdir yang ku ilhami
Selama syukur kujabahi
Takkan pernah seorang ‘kan dapati
Hanyalah aku sendiri
22 November 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar