Ku tulis bersama pena
Bersama nyawa yang tersendat
Mutiara tangisku berceceran
Ku tatap dalam cermin,jauh...
Kenangan yang takkan pernah hilang
Bersama jiwa
Aku berhenti berjuang
Meski separuh...dan tinggal sedikit lagi
Saat ku harus merelakan kawan bersama cerita lama
Aku tlah terlanjur cinta
Namun pantaskah aku memilih???
Jika detak jantungku ini harus berhenti
Meski nafas hampir mengosongkan paru-paru
Aku menyerah....
Karena aku tak punya pilihan!!!